Showing posts with label Buah-buahan. Show all posts
Showing posts with label Buah-buahan. Show all posts
Monday, July 20, 2009 | By: WR

PISANG TANDUK

Suami saya membawa pulang pisang tanduk yg ditanam di kawasan ladang ternakan ayamnya. Dengan panjang tandanya mencecah 3 kaki, dan buah pisang sepanjang 1 kaki, ia amat berat untuk saya angkat. Dan tidak terangkat pun....
Saya mengukur dengan pembaris dan kesemua buah pisang itu mencapai panjang dalam lingkungan 1 kaki.( 30 cm) Saya agak sibuk kebelakangan ini jadi pisang itu diberikan kepada makcik penjual goreng pisang. Kalau dulu rajin gak la saya buat kerepek...

Dan ini gambar untuk membandingkan saiz buah pisang biasa dengan pisang tanduk.. nampak tak bezanya...?


Saturday, November 22, 2008 | By: WR

BUAH NAM NAM ( cynometra cauliflora)

Hari ini cuaca agak cerah walaupun tanah masih lembab. Hujan berhenti seketika. Ketika keluar menjemur kain diampaian, tersilau pula gugusan buah nam-nam di batang pokoknya yang rendah. Buah nam-nam atau kalau di Kelantan dipanggil BUAH KATAK PURU.( saya berasal dari Kelantan) Walau namanya menyerupai nama binatang ( KATAK) tapi saya sangat menyukainya. Rupanya buruk tapi rasanya enak bagi saya. Masam masam manis, berlemak lagi. Saya belek nota kuliah lama yang telah saya bukukan dan mancari nama saintifik bagi buah ini - cynometra cauliflora.




Setelah tamat di Universiti Pertanian Malaysia ( sekarang Universiti Putra ), saya memang bercita-cita membuka ladang samada tanaman atau ternakan. Tetapi, kerjaya sebagai guru menuntut banyak masa dan saya tidak mahu mengorbankan kerjaya saya ini untuk satu bidangusaha yang lebih tinggi risikonya. Jadi minat saya menanam hanya saya buat disekeliling rumah. Saya menanam rambutan, mangga, durian( tidak pernah berbuah), pisang, sukun , manggis, delima dan nam-nam ini. Yang paling banyak pokok pisang manakla manggis 5 pohon. Yang lain-lain semuanya satu pokok untuk satu jenis.
Saturday, November 15, 2008 | By: WR

DELIMA( punica granatum)

Sudah lama tidak menyelenggara pepohon di sekitar halaman rumah. Waktu cuti begini baru lah ada masa keliling rumah melihat-lihat tanaman yang terbiar. Selama ini kerja membersihkan kawasan luar rumah dibuat oleh Pak Pin yang diupah memesin rumput. Kalau sempat dia akan mencantas mana-mana pokok yang dah terlalu rimbun. Tapi kalau tidak disuruh, dia hanya akan mesin rumput je la....Sambil mencantas dahan pokok rambutan yang telah dikuasai dedalu, terlihat pula buah delima yang telah masak. Pohon delima ini satu masa dulu hampir ditamatkan riwayatnya oleh suami saya kerana ia LEMBAB. Tidak berbuah. Terkejut juga kali ini ia mengeluarkan beberapa biji buah yang salah satunya masak dan manis sekali. Anak-anak paling suka.





Delima (punica granatum - sudah lama tidak menulis nama pokok2 dengan nama saintifiknya, masa belajar dulu macam-macam nama saintifik pokok perlu dihafal..) adalah tanaman buah-buahan yang berasal dari Iran. Namun ia sudah menyebar di daerah Mediterania. Saya sempat membaca 2-3 artikel mengenai buah delima ini.Rupanya ia mudah tumbuh di hampir semua iklim, namun menyebar di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Walaupun tak terlalu memilih, tapi delima tumbuh subur di tanah gembur kering.

Terdapat tiga jenis delima, yaitu delima putih, delima merah dan delima ungu. Namun yang paling dikenal sebagai obat adalah delima merah. Sejak dulu, delima memang sudah dimanfaatkan sebagai penganan yang sesekali dijadikan minuman segar. Tak kurang pula diolah menjadi ubat penyembuh berbagai penyakit.

Konon, seluruh bagian tumbuhan delima ini boleh dimanfaatkan sebagai obat. Mulai dari kulit kayu, kulit akar, kulit buah, daun, biji dan bunganya. Untuk penggunaan kulit akar, biasanya dikeringkan dahulu. Sementara pengolahan kulit buah langsung dipakai segar atau setelah dikeringkan.

Khasiat delima ini memang luar biasa banyak. Kulit buah digunakan untuk pengubatan sakit perut karena cacing, buang air besar mengandung darah dan lendir (disentri), diare kronis, perdarahan seperti wasir berdarah, muntah darah, batuk darah, perdarahan rahim, perdarahan rektum, prolaps rektum, radang tenggorok, radang telinga, keputihan (leukorea) dan nyeri lambung.

Kulit akar dan kulit kayu digunakan untuk cacingan, terutama cacing pita (taeniasis), batuk, diare. Bunga digunakan untuk penyembuhan radang gusi, perdarahan, bronkhitis.

Banyak sungguh khasiatnya.
Related Posts with Thumbnails